Iklan

Popular Post

Jaringan internet merupakan jaringan yang sangat luas dan besar, didalamnya tedapat banyak sekali file data dan milyaran informasi penting yang bisa di teruskan kepada jaringan komputer secara online dan mudah, untuk menggunakan internet memerlukan akses internet dan membutuhkan perangkat seperti komputer, android, gadget ataupun laptop, setiap pengguna harus terhubung ke internet melalui indentifikasi alamat IP/ IP address, DHCP Server merupakan admin pemberi dan pembagi otomatis IP address pada masing – masing device, setelah mendapatkan alamat IP maka akan diteruskan sehingga mendapatkan hak akses internet menuju ke situs atau mesin pencari.

Apa itu DHCP

DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya, komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP Server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP, tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server.

Pada saat kedua DHCP Client dihidupkan, maka komputer tersebut melakukan request/permintaan ke DHCP-Server untuk mendapatkan nomor IP. DHCP menjawab dengan memberikan nomor IP yang ada di database DHCP. DHCP Server setelah memberikan nomor IP, maka server meminjamkan (lease) nomor IP / alamat IP yang ada ke DHCP Client dan mencoret nomor IP tersebut dari daftar pool. Nomor IP diberikan bersama dengan subnet mask dan default Gateway. Jika tidak ada lagi nomor IP yang dapat diberikan, maka client tidak dapat menginisialisasi TCP/IP, dengan sendirinya tidak dapat tersambung pada jaringan tersebut.

Setelah periode waktu tertentu, maka pemakaian DHCP Client tersebut dinyatakan selesai dan client tidak memperbarui permintaan kembali, maka nomor IP tersebut dikembalikan kepada DHCP Server, dan server dapat memberikan nomor IP tersebut kepada Client yang membutuhkan. Lama periode ini dapat ditentukan dalam menit, jam, bulan atau selamanya, jangka waktu disebut leased period.

Cara Kerja DHCP

DHCP menggukana 4 tahapan proses untuk memberikan konfigurasi nomor IP (Jika Client puny NIC Card lebih dari satu dan perlu nomor IP lebih dari satu maka proses DHCP dijalankan untuk setiap adaptor secara sendiri – sendiri antara lain:

IP Least Request
Client meminta Nomor IP ke server (Broadcast mencari DHCP Server)
IP Least Offer
DHCP Server (bisa satu atau lebih server jika memang ada 2 atau lebih DHCP Server) yang mempunyai nomor IP memberikan penawaran ke client tersebut.
IP Least Selection
Client memilih penawaran DHCP Server yang pertama diterima dan kembali melakukan broadcast dengan pesan menyetujui peminjaman tersebut kepada DHCP Server.
IP Least Acknowledge
DHCP Server yang memang memberikan jawaban atas pesan tersebut berupa konfirmasi dengan mengikat (Binding) nomor IP tersebut dan client dapat bekerja pada jaringan tersebut. Sedangkan DHCP Server yang lain menarik tawarannya kembali.

Itulah sekilas artikel singkat tentang informasi ilmu pengetahuan, pendidikan tentang apa itu DHCP dan bagaimana cara kerjanya, untuk teman – teman silakan dapat mencari bahan, artikel lain seperti modul ataupun ebook pada situs – situs belajar teknologi komputer dan internet yang lebih lengkap, semoga apa yang saya berikan dapat bermanfaat bagi anda atau teman  -teman anda.

Jika teman - teman masih tertarik dan ingin membaca kembali mengenai artikel tentang ilmu pengetahuan, pendidikan lainnya atau membuka postingan sebelumnya, silakan anda bisa menuju link / tautan yang saya berikan di bawah ini.

Pengertian Internet